Minggu, 03 Agustus 2014

Review Anime Summer 2014 - Akame ga Kill! -

Kali ini Cho balik dengan Akame ga Kill!
Anime ini diadaptasi dari manganya yang dikarang oleh Takahiro dan digambar oleh Tashiro Tetsuya.
Secara garis besar, anime ini mengambil tema tentang assassin atau bahasa jeleknya, pembunuh.

Dimulai dengan niatan Tatsumi dan teman masa kecilnya, Sayo dan Ieyasu, yang pergi ke ibukota untuk menghasilkan uang demi membantu desanya yang miskin.
Tatsumi
Ieyasu, Tatsumi, Sayo
Dalam perjalanannya, Tatsumi terpisah dengan teman-temannya, selain itu, ia pun gagal masuk ke dalam pasukan militer ibukota, bahkan ia ditipu sehingga uangnya habis.
Untungnya, ada seorang yang berasal dari keluarga bangsawan bernama Aria yang menawarkan bantuan kepada Tatsumi, tentu saja Tatsumi yang sudah tidak punya apa-apa lagi menerima bantuan yang ditawarkan.
Bullshit
Pada kenyataannya, keluarga bangsawan tersebut berniat untuk menyiksa Tatsumi seperti yang sudah dilakukannya kepada Sayo dan Ieyasu, teman seperjalanan Tatsumi yang terpisah.
Kemudian, mansion di mana bangsawan tersebut tinggal diserang oleh Night Raid, sebuah organisasi yang berisi para assassin.
Night Raid, bukan Kiseki no Sedai
Dari sini Tatsumi bertemu dengan Akame yang ditugaskan membunuh Aria, mengetahui pikiran busuk keluarga bangsawan tersebut, dan mengetahui bahwa temannya, Sayo dan Ieyasu, menjadi korban keluarga tersebut.
Akame
Tatsumi pun memutuskan untuk membunuh Aria dengan tangannya sendiri.
KILL!
Akibat kejadian ini, Tatsumi yang dianggap memiliki skill dalam bidang bunuh-membunuh assassin pun direkrut oleh Night Raid dan mulai membunuh orang-orang yang harusnya bertanggung jawab dengan kasus korupsi yang merajalela di ibukota.
Bagi yang udah baca manganya, mungkin anime dark fantasy ini bakal jadi biasa-biasa aja, tapi bagi yang belom, anime ini bakal jadi salah satu anime top kalian bulan ini.
Kenapa? Karena jalan cerita anime ini bener-bener dibuat persis dengan manganya.
Buat yang suka darah-darah, anime ini jadi anime wajib.
Terlebih lagi, anime ini ga pake banyak sensor-sensoran (ga kaya Tokyo Ghoul)
Waktunya seiyuu~
Seiyuu Tatsumi adalah Saito Soma yang juga ngisi suara Twelve Zankyou no Terror, sementara Akame sendiri diisi oleh Amamiya Sora yang juga ngisi Touka Tokyo Ghoul dan Fujimiya Ishuukan Friends. 
Yang suka Konishi Katsuyuki (Oga Beelzebub, Kazama D-Frag, Komui D.Gray-man) juga harus nonton ini karena dia bakal ngisi suara seorang assassin dari Night Raid, Bulat. Uhm, karakternya agak.. gay, iya, gay.
Bulat & Tatsumi. Ayo yang fujo ngumpul /plak
Biar begitu, orang ini jago oke.
Anime ini bakal tayang sebanyak 24 episode, jadi kemungkinan bakal ada 2 opening dan 2 ending, tergantung maunya si studio.
Opening (yang pertama) adalah Skyreach yang dibawakan oleh Amamiya Sora, alias Akame-nya sendiri, dan endingnya (yang pertama) adalah Konna Sekai, Shiritakunakatta oleh Sawai Miku (bukan Miku Vocaloid oke)
Oke, segitu dari Cho tentang anime ini~
Mata ashitaaaaa!

Rabu, 30 Juli 2014

Review Anime Summer 2014 - Tokyo Ghoul -

Kali ini Cho mau bahas tentang anime yang rada-rada berbau gore dan horror (bukan horror-nya kuntilanak atau pocong, ya) dengan judul Tokyo Ghoul.
Bukan berarti Cho orang yang kejam dan suka nonton anime gore, ya, tapi anime ini emang seru.
Anime ini diadaptasi dari manganya yang dikarang oleh Ishida Sui-sensei.
Karakter utama anime ini adalah seorang cowo cutie bernama Kaneki Ken yang langsung jadi favorit Cho dari jaman Cho baca manganya :3
Kaneki Ken
Manusia unyu
Setting tempat cerita ini berada di Tokyo, di mana banyak terjadi pembunuhan misterius yang diduga disebabkan oleh makhluk pemakan manusia yang disebut ghoul (kalau di Indonesia, mungkin disebutnya Sumanto)
Terlebih lagi, ghoul-ghoul yang menyebabkan keributan di Tokyo tidak diketahui identitasnya sama sekali.
Suatu hari, Kaneki bertemu dengan seorang gadis pujaannya yang bernama Kamishiro Rize di kafe yang sering ia datangi. Tanpa diduga-duga, Kaneki berhasil mengajak gadis tersebut untuk pergi kencan mengingat mereka berdua memiliki hobi yang sama, yaitu membaca novel (bukan komik kayak Cho)
Kamishiro Rize
Kaneki tidak tahu kalau malam di mana ia kencan akan menjadi malah terakhir ia menjadi manusia sepenuhnya, karena yang terjadi berikutnya ada di luar pikirannya.
Iyap, tebakan readers bener~ (yang ga nebak, ya berarti ga bener oke)
Ternyata Rize adalah ghoul, apalagi dialah yang banyak menyebabkan kasus pembunuhan semakin merebak daerah Kaneki tinggal.
Tentu saja Kaneki dijebak dan dia hanya bisa pasrah ketika ia akan dimakan oleh Rize.
JAUH-JAUH DARI KANEKIKU
Ketika Kaneki akan dimakan, tiba-tiba saja sebuah balok konstruksi jatuh tepat di atas Rize. Kaneki yang sudah setengah mati (dalam arti sebenarnya karena ia diserang habis-habisan oleh Rize) segera dilarikan ke rumah sakit.
Hal buruk tidak berhenti sampai di sini saja.
Pihak rumah sakit dengan terpaksa mentransplasikan organ Rize ke dalam tubuh Kaneki dan mengakibatkan Kaneki menjadi setengah manusia, setengah ghoul.
Terlebih lagi, Kaneki jadi memiliki kekuatan dan karakterisik khas ghoul: mata khas ghoul, regenerasi yang cepat, dan ketidakmampuan memakan makanan manusia biasa.
One-eyed ghoul
Susunya mubazir
Mau tidak mau Kaneki terpaksa hidup sebagai makhluk plin-plan yang memiliki tubuh ghoul, tetapi dengan jiwa seorang manusia.
Dari sini Kaneki banyak bertemu dengan sesama ghoul dan menemukan hal positif tentang ghoul.
Selesai.
*Langsung spoiler besar-besaran*dilindes readers*
Abis ga afdol kalo ga nyampe bagian Kaneki jadi one-eyed ghoul~ *plak
Jujur aja, kalau dibandingin dengan manganya, animenya ini bener-bener menang dalam urusan art.
Gerakannya mulus dan desain karakternya lebih bagus.
Bagi kalian yang udah coba baca manganya, tapi ga ngerti, Cho saranin kalian pindah aja nonton animenya. Dijamin lebih ngerti.
Kekurangan anime ini adalah sensornya yang keterlaluan karena takut ada anak kecil yang coba-coba nonton (macem Cho)
Cek di bawah ini.
Apaan itu satu layar setengahnya sensor semua
Makan aja disensor
Kekurangan lainnya adalah jalan ceritanya serasa dicepetin.
Kalau di manga ke mana dulu, eh di anime main jalan pintas.
Kira-kira kaya begitulah.
Anime ini sendiri banyak ngegunain seiyuu-seiyuu yang terkenal, contohnya Hanazawa Kana (Onodera Nisekoi, Anri Durarara, Shiemi Ao no Exorcist) yang ngisi suara Rize.
Sedikit kaget juga, Hanazawa yang suaranya adem tiba-tiba ngisi suara ghoul.
Lalu, ada juga Mamoru Miyano yang ngisi suara ghoul psycho, tapi tenang dia tetep keren.
Ayo yang fansnya Katsuyuki Konishi tunjuk tangan, jangan mau ketinggalan karena di sini juga ada Konishi~ *tunjuk tangan
Untuk Kaneki sendiri, seiyuunya adalah Hanae Natsuki yang pernah ngisi suara Kal-El Toaru Hikuushi e no Koiuta, Shinichi Outbreak Company (bukan Shinichi Conan, ye), Hikari Nagi no Asukara.
Ada juga Amamiya Sora yang ngisi suara karakter utama cewe Tokyo Ghoul, yaitu Kirishima Touka.
Kirishima Touka
Karena Cho pertama kali denger suara Amamiya pas dia ngisi suara Fujimiya Ishuukan Friends, Cho agak kaget. Kok suaranya beda banget TwT)/ Dari lembut, jadi sangar *plak
Barulah setelah Cho denger suaranya pas ngisi Akame Akame ga Kill, Cho baru bisa ngangguk-ngangguk kepala. Sama, kok, sama.
Untuk openingnya, Tokyo Ghoul make lagu dari TK from Ling Tosite Sigure dengan judul Unravel.
Yang nonton Psycho-Pass pasti kenal suaranya~
Kalo endingnya, People In The Box dengan judul Seijatachi.
Sayangnya, anime cuma muasin kita dengan hanya 12 episode, makanya alurnya kerasa cepet banget.
Secara keseluruhan, anime ini merupakan anime wajib bagi yang suka anime supernatural, horror, gore, juga action.
Bagi yang penasaran, tapi ga berani nonton, tenang aja.
Seperti yang udah Cho bilang, sensornya agak keterlaluan, jadi Cho pikir ga bakal terlalu masalah sama yang takut-takut.
Sekian dari Cho.
Bonus
Berapa kali pun diliat, mata ghoul emang paling keren
Mata ashitaaaaa!


Selasa, 29 Juli 2014

Review Anime Summer 2014 - Gekkan Shoujo Nozaki-kun -

Heya, Cho balik lagi dengan review anime berikutnya~
Iyap, kali ini Cho bakal ngereview tentang Gekkan Shoujo Nozaki-kun!
Readers yang ga suka sama anime-anime tipikal shoujo (macem Cho gini) jangan kabur dulu!
Meski judulnya ada kata shoujo, bukan berarti anime yang satu ini murni shoujo.
Anime ini diadaptasi dari manganya yang bertipe 4-komas karangan Tsubaki Izumi-sensei.
Daripada banyak basa-basi mending lanjut ke plotnya.
Diawali dengan munculnya seorang cewek bernama Sakura Chiyo yang berusaha nembak Nozaki Umetarou, bukan nembak maksudnya ngebunuh, ya. Ini murni anime comedy, bukan gore apalagi horror.
Sakura Chiyo
Nozaki Umetarou
Tetapi, Nozaki-kun bukannya membalas pernyataan cinta Sakura, dia malah memberikan tanda tangannya ke Sakura.
Iya, tanda tangan.
Nembak seseorang, malah dikasih tanda tangan.
Sakura sadar kalau dia salah menyampaikan perasaannya dalam bentuk kata-kata.
Di saat Sakura sudah frustasi, Nozaki-kun mengajaknya ke rumahnya.
Tenang, semua, ga ada adegan macem-macem di anime ini.
Ini anime semua umur, tenang aja, oke?
Tentu aja Sakura langsung panik.
Ya, bayangin aja readers nembak, gagal, terus malah diajak ke rumah si doi.
Ketika sampai di rumah Nozaki-kun, Sakura malah dijadiin asisten mangaka.
Barulah Sakura sadar bahwa Nozaki-kun adalah seorang mangaka komik shoujo, yaitu komik yang ditujukan untuk pembaca gadis remaja (tipikal genre romance, yang berbunga-bunga)
Pantas saja Nozaki-kun memberikannya tanda tangan, Nozaki-kun salah mengiranya sebagai salah seorang fansnya.
Dari sinilah Sakura mulai menjadi asisten Nozaki-kun dan banyak mengetahui hal-hal trivia dan konyol tentang Nozaki-kun dan teman-temannya.
Jangan terlalu mengharapkan perkembangan romance dari anime ini, karena yang akan kalian temukan adalah comedy, comedy, dan comedy.
Paling nggak kalian bakal cekikikan sendiri kaya kuntilanak *berbagi pengalaman
Salah satu karakter kesukaan Cho juga ada, salah satu asisten Nozaki-kun yang nanti jadi temen Sakura, namanya Mikoshiba Mikoto, atau gampangnya panggil aja Mikorin.
Mikoshiba Mikoto
Bukan karena dia ganteng, ya.
Dia ini suka ngomong macem-macem, tapi akhirnya dia malu sendiri gara-gara kata-katanya.
Bener-bener tipe yang jarang dan kelewat... uhm, unyu.
Contohnya bisa diliat di bawah ini.
Jelas-jelas mukanya merah
Kalau untuk karakter cewe, Cho paling suka sama Seo Yuzuki, temen sebangkunya Sakura.
Seo Yuzuki
Cho biasanya jarang favoritin karakter cewe, tapi buat kali ini, Seo masuk dalam kategori cewe yang Cho favoritin.
Kenapa? Karena dia beda dari yang lain. Cek aja yang satu ini.
Liatin aja betapa kurang ajarnya anak ini
Opening anime ini berjudul Kimi ja Nakya Dame Mitai yang dibawakan oleh Masayoshi Ooishi, dan endingnya berjudul Ura Omote Fortune yang dibawakan oleh seiyuu-nya Sakura sendiri, Ari Ozawa.
Ayo kita mulai info seiyuu.
Buat yang suka sama Nakamura Yuuichi, kalian wajib tonton anime ini karena kalian bakal betah denger suara Nozaki-kun. Rasanya sama kayak denger suara Gray Fairy Tail, Ratio Hamatora, sama Kouen Magi.
Nah, yang suka sama Okamoto Nobuhiko (salah satu seiyuu favorit Cho sendiri :3) juga wajib tonton, kalian bisa denger Nobuhiko ngisi suara Mikorin yang suka ngomong macem-macem, kalian bisa sekalian denger suaranya Nishinoya Haikyuu, Usui Maid-sama, dan Rin Ao no Exorcist.
Nah, nah, yang nungguin Sawashiro Miyuki ngomong juga harus nonton ini.
Percaya atau nggak, suaranya yang biasanya elegan bakal jadi slengean karena ngisi suara Seo.
Kalian bayangin aja Seo punya suara yang sama kayak Celty Durarara, Bishamon Noragami, Hakaze Zetsuen no Tempest, sama yang paling mengejutkan adalah Baby Beel Beelzebub.
Perhatian, Mamoru Miyano juga bakal ngisi suara seseorang di sini! >//w//<)9
Iya! Mamo-kun yang dewa itu <3 Tapi, Cho ga bakal kasih tau siapa karakternya di sini.
Biar readers yang mencari dan menemukannya sendiri hehehe~
Kesimpulannya, bagi para penggemar anime comedy, kalian wajib tonton ini!
Nonton ya~? :*
Sampai ketemu di post berikutnya! Dah~
Mungkin segini aja yang bisa Cho sampein.
Mata ashitaaaaa!

Senin, 28 Juli 2014

Review Anime Summer 2014 - Barakamon -

Ini ajaib, Cho balik setelah hampir setahun ga kotak-katik blog~!
Ayo kita makan nasi kuning~ *tebar bunga
Belom apa-apa, otak Cho udah kumat.
Skip.
Kali ini Cho mau ngepost review salah satu anime summer 2014.
Ayo mana tepuk tangannya~ *digampar
Iya, anime yang bakal Cho bahas kali ini judulnya Barakamon.
Bukan salah satu jenis Pokemon, ya.
Digimon juga bukan, apalagi Doraemon. Bukan, bukan.
Anime Barakamon ini diadaptasi dari manganya yang juga berjudul Barakamon karangan Yoshino Satsuki-sensei.
Barakamon bercerita tentang seorang calligrapher muda (ganteng pula) bernama Handa Seishuu yang diasingkan ke pulau terpencil yang bernama Goto karena telah memukul seorang calligrapher terkenal.
Handa Seishuu-sensei
Well, si Handa ini bukannya mukul tiba-tiba ga ada angin ga ada ujan, lho.
Ini semua terjadi karena si calligrapher terkenal itu mengkritik karya Handa dengan pedas.
Katanya, karya Handa terlalu kaku dan terlalu mengikuti buku.
Handa sendiri tidak pernah tinggal di daerah pedesaan, alias asli 100% anak kota.
Dan yang lebih buruk lagi, pulau yang akan ditempati Handa berisi orang-orang yang aneh, Kotoishi Naru yang selalu masuk ke rumahnya tanpa permisi dan memanggilnya Junon Boy (Junon Boy adalah majalah model di Jepang), Yamamura Miwa dan Arai Tamako yang menjadikan rumahnya sebagai base rahasia mereka, dan masih banyak lagi.
Kotoishi Naru
Ternyata bukan mereka-mereka saja yang datang mengganggu ke rumah Handa, makin hari makin banyak penduduk yang datang ke rumahnya dan membantu Handa yang baru pindah. Keramahan para penduduk di Pulau Goto membuat Handa sadar bahwa ia tidak dapat hidup sendiri.
Tanpa diduga-duga, Narulah yang banyak menyemangati Handa untuk terus menekuni kaligrafi secara tidak langsung.
Lewat banyak kejadian dan petualangan, Handa belajar menerima sesama dan terus melatih kaligrafinya.
Kaligrafi pertama Handa di Pulau Goto
Dengan genre comedy yang segar dan slice of life, anime ini bakal bikin readers ketawa ngakak, ya minimal mesem-mesem sendiri macem orang gila gitu *pengalaman
Sekedar info, buat yang demen sama seiyuu Ono Daisuke yang suaranya terkenal hot, kalian wajib nonton ini karena suara Handa diisi sama OnoD. Mungkin kalian ga percaya kalau Handa yang suka teriak marah-marah sama suaranya kaya Sebastian Black Butler (yes, my lord), Midorima Kurobasu (nanodayo), Shizuo Durarara (izayaaa), sama Sinbad Magi.
Buat Naru sendiri, suaranya diisi sama seiyuu Suzuko Hara.
Sayangnya, anime ini tamat hanya dengan 12 episode TwT)/
Opening anime ini dibawakan oleh SUPER BEAVER dengan judul Rashisa, dan endingnya oleh NoisyCell dengan judul Innocence (bukan Innocence-nya Aoi Eir ya)
Beberapa GIF dari anime Barakamon:
Tenang, ini bukan anime penyiksaan anak
Butt-jab
Kesimpulannya, anime ini layak ditonton, ralat, wajib ditonton.
 
Sampai ketemu di post berikutnya~!
Mata ashitaaaaa!

Jumat, 11 Oktober 2013

Virus Blog

Hahi, readers!
Author ga nyangka bakal balik secepet ini.
Ada kabar bahagia yang mau author sampein buat semua yang baca post kali ini.
Temen author, Chantal, bikin blog.
Iya, blog.
Virus blog mulai menyebar di SMA, jadi kalian ga perlu kaget kalau temen author semua pada bikin blog, dan sadisnya, blog mereka semua lebih bagus dari punya author. Ngenes oke.
Bagi yang penasaran tentang blog Chantal, bisa liat di sini.
Iya, kalian ga salah link, kok.
Emang nama blognya Cewe Ganteng, usernya Bangtan exo.
Kalau beda, berarti udah diganti sama orangnya, ya.
Kalau kalian baca post pertamanya, bakal ada foto author di situ.
Pokoknya, foto author yang paling kece. Titik. *digiles
Karena author lagi promosiin blog baru, author mau ikutan promosiin blog lama temen author.
Pemiliknya ayam..., maksud author..., Rellrell.
Yang ga penasaran-penasaran amat, buka sini.
Kalau kalian liat post terbarunya, dia ngirim foto, tapi sayang, foto author ga ada. *identitas aman
Di foto itu juga ada si Chantal. Pantengin aja, dan kalian bakal menemukan cewe yang ganteng.
Sekian aja, berhubung author ga punya banyak pengikut, author ga yakin follower mereka berdua bakal nambah. *pundung
Mata ashitaaaaaa!

Jumat, 27 September 2013

Dia Nggak Kenal Dendam

Yey, author ga tau diri ini balik lagi~
Tenang, tenang, author ini masih inget kok sama blog bapuk ini. :'3
Kali ini, author pengen cerita tentang sepupu author -sebut aja Clemens-.
Clemens ini positif cowok *apa ini.
Dia masih SD, masih unyu-unyu kaya author ini *digiles.
Skip, perkenalannya cukup segitu aja.
Beberapa hari yang lalu, ada kejadian di sekolahnya, tepatnya pas pulang sekolah.
Kepala unyu sepupu gua dipukul pake pianika sampe berdarah sama temennya.
Pake pianika.
Pianika.
Iya, pianika yang bisa ditiup sambil dipencet, biasanya buat anak sekolah yang ada seni musik.
Sampe berdarah.
Berdarah.
Iya, darah yang merah kentel agak cair gitu, biasanya keluar kalo kita luka.
Sama temennya.
Temennya.
Iya, temennya yang masih SD juga -sebut aja Das-.
Singkat cerita, Das ini pernah mukul tangan sepupu gua, dan sejak itu, sepupu gua nyebut dia, "Judes, judes!"
Sampai pada suatu titik puncak *yaelah, bahasa gue, Das ini marah dan dia... mukul kepala Clemens pake pianikanya.
Oke, gua merasa sikap si Das ini aneh.
Maksud gue, apa ada anak masih SD, masih unyu-unyu, mukul sampe berdarah?
Selain kelakuannya yang aneh, seberapa besar tenaga yang dia pake? Sampe bikin kepala berdarah gitu.
Akhirnya, kepala sepupu gua cepet-cepet ditanganin oleh dokter sekolah, bukan dokter rumah sakit, oke.
Karena saat itu pulang sekolah, dan sepupu gue pake jemputan, dia ga sempet dibawa ke rumah sakit, langsung dianter pulang.
Nyokap Clemens , alias bibi gue -bukan bibi gue, Nanami yang ada di post ini ya! Sebut aja yang kali ini Cathy- kaget begitu liat anaknya dateng ke rumah dengan kerah udah penuh darah.
Oke, kalo gue juga ngeliat sepupu gue pulang sekolah udah bersimbah darah, gue juga pasti kaget ga karuan.
Anehnya lagi, orang tua Clemens ini nggak ngebawa anaknya ke rumah sakit.
Maksud gue, meskipun udah ditangani dokter sekolah, setidaknya bawa kek ke rumah sakit.
Berdarah di kepala itu bukan main-main, tau.
Skip.
Besoknya, orang tua dari ke-2 pihak dipanggil oleh sekolah.
Setelah diselidiki, si Das ini emang musti minum obat buat ngontrol emosinya.
Das juga pernah nusuk punggung temennya pake bolpen, maksud gue, balpoint.
Kalo dia mau belajar, dia musti lari-lari sampe cape dulu, baru bisa belajar.
Oke, jelas-jelas itu kelainan, tapi nyokap si Das ini tetep ngotot kalau anaknya normal.
Yah, gue ngerti sedikit tentang perasaan nyokapnya Das.
Mana ada, sih, orang tua yang mau ngebanggain kalau anaknya kelainan?
Skip.
Akhirnya, masalahnya diselesaikan dengan damai aja.
Bibi gue akhirnya nasehatin Clemens supaya jangan terlalu deket sama Das.
Eh, tapi, besoknya, Clemens malah maen bareng sama Das. -_-
Dasar anak kecil, belom tau arti dendam. :'3
Dari post ini, author cuma mau bilang kalau kita harus kayak Clemens, meskipun kepalanya udah banjir darah gitu, dia tetep maen bareng sama pelaku yang udah mukul kepalanya.
Readers: "Alah, kayak sendirinya udah ga dendam sama orang aja."
Kampfret.
Oke, deh, dengan post ini, author ga janji kalau author akan post sesuatu lagi dalam waktu dekat.
Mata ashitaaaaa!!

Rabu, 05 Juni 2013

Pelepasan!

Ciluk ba! Ada yang kangen sama author unyu-unyu ini? *geplaked
Skip, skip.
Kali ini author mau ngebahas tentang pelepasan di sekolah author tercinta~
Ya! Author ini udah mau masuk SMA (kalau lulus)! *bangga
Oke, sebenernya pelepasan ini udah dari hari Sabtu yang lalu, alias udah basi.
Tapi, tenang aja! Author akan berusaha bikin ini supaya ga basi!
Pertama-tama, seluruh murid kelas 9 disuruh datang ke sekolah pukul 07.30, kumpul di aula lantai 5, buat persiapan katanya, sementara acara mulai pukul 08.30.
Oke, di saat itu, author bener-bener kesel, waktu tidur berkurang sangat drastis, jadilah author dateng pas-pasan dengan muka kusem minta dipulangin. Maklum, kalo liburan jadi insomnia, tapi bangun siang banget.
Setelah author sampe sekolah, udah ada sebagian anak yang dateng. Baru sebagian, lho. Sisanya? Mungkin melanjutkan mimpi di rumah saking males, dalem hati author ngumpat, "Tau gitu, gua lanjutin tidur gua di rumah. Lumayan, 'kan, nambah setengah jam."
Dasar pemalesan.
Setelah author ketemu sama beberapa teman author -Haru, Klarissa, Lipi, dan Reva-, author langsung naik ke lantai 5.
Ajigile, kaki serasa mau patah. Cape!
Begitu sampai di lantai 5, author langsung masuk ke aula. Adeeem~
Di aula, author berpisah (kayak mau ditinggal selamanya aja -_-) sama Haru, Klarissa, Lipi, dan Reva karena tempat duduk yang sesuai kelas, sesuai absen.
Dan sekarang, di sebelah kiri author adalah Ummi, di sebelah kanan author adalah Wikas.
Selama 1 jam itu, author cuma ngobrol. Nebak-nebak nama bonyok, ngomongin anime, sharing soal kegugupan, dll.
Sampai akhirnya, seluruh murid disuruh berbaris 2 baris di luar aula sesuai absen, dan masuk sesuai urutan kelas.
Di sebelah author ada Wikas, dan di belakang Wikas ada Ummi. Karena 2 orang yang harusnya duduk di sebelah author itu gugup banget, otomatis author ikut gugup. Kami masuk perlahan-lahan ke aula, di sekeliling udah banyak banget orang tua murid ngeliatin sambil foto-foto. Rasanya udah kayak tertuduh maling ayam mau masuk sidang pengadilan. Ngeri, coy.
Begitu udah di tempat duduk, baru agak lega dikit. Dikit, lho.
Acara pelepasan ini diawali dengan nyanyian lagu Indonesia Raya oleh para murid.
Wuih, udah kayak calon paskibra aja. Jadi inget, dulu author ngelamar jadi paskibra, tapi dipecat karena ga becus.
Lupain.
Selesai menyanyikan lagu kebangsaan tercinta, acara dilanjutkan dengan kebaktian, lalu tarian...piring, kalo ga salah. Author ga tau namanya apa, penarinya bawa piring, sih.
Dilanjutkan dengan sambutan ketua panitia dan...menyanyikan lagu sekolah gua, 3 bait berturut-turut.
Author langsung keringet dingin.
Author ga hapal bait ke-2 sama ke-3, coy!
Ternyata, Ummi dan Wikas juga ga hapal! Untung aja!
Kita berdua cuma diem aja sambil sesekali buka mulut, sementara Wikas nyerocos ga jelas. Emang, sih, ditulis liriknya di proyektor, tapi karena tinggi badan author yang cuma 155cm, pandangan author ke depan cuma punggung siswa doang. Maklum, absen 28. Jauh terkubur ke belakang.
Setelah selesai nyanyi lagu sekolah, author sama Ummi cuma cekikikan sendiri. Kenapa? Author juga lupa alesannya.
Skip.
Lalu, pengumuman kelulusan. Sebenernya, author, sih biasa aja. Yakin pasti lulus semua.
Tapi, tiba-tiba, Ummi nunjuk kursi di serong Wikas sambil bilang ke author, "Cho, itu, kok, bangkunya kosong, ya?"
Deg!
"Belom dateng kali," kata Wikas.
"Tapi ini udah jam 10, Kas! ... Jangan-jangan, tuh anak ga lulus?" kata author seenak perut.
"Ih, Cho! Jangan bilang gitu, ah!" Ummi khawatir.
Mau dibawa ke mana muka angkatan author kalo ada siswa yang ga lulus? Secara, tiap tahun sekolah author selalu lulus 100%. No exception.
Ternyata, dugaan author salah.
Angkatan author lulus 100%, malah jadi ranking 3 se-Jawa Barat (lihat juga di sini.)
Lalu, Wikas nanya, "Lho? Terus ini yang di serong gua, kok, ga dateng? 'Kan wajib."
"Bodo amat, lah. Paling ketiduran." Sungguh alasan yang tidak masuk akal dari author.
Akhirnya, anak di serong Wikas terlupakan, sampai-sampai...
Jam 11 dia nongol.
Sumpah, niat ga, sih? Author bilang, sih, nggak.
Anak tadi pun diketawain sama Ummi dan Wikas, mau ga mau, author ikut.
Acara selanjutnya, pengumuman siswa berprestasi. Skip aja, author ga dapet apa-apa. -__-
Buat info, temen author, si Haru, dapet ranking 1. Dasar pinter.
Sementara author, ke laut aje.
Lanjut.
Berikutnya, pengalungan medali, menyanyikan lagu Bagimu Negeri, dll.
Karena terlalu membosankan, author skip.
Lanjut ke tarian lagi.
Di tarian ini, murid kelas 8 juga membawakan, tapi bedanya, tarian ini modern dance.
Dan parahnya, ada cowok yang ikut.
Oke, gua pikir cowok ini bakalan nge-hip hop atau sejenisnya, eh, dia malah melakukan tarian modern dance yang kecewek-cewekan. -___-
Di tarian tersebut juga ada guru yang ikut, termasuk guru tercantik, Ms. Ai. Mantap.
Berikutnya, acara yang paling author suka. Makan-makan, awkwkwkwkwk.
Sebelum makan, author bergegas nyari nyokap dulu.
Sialnya, ga ketemu.
Akhirnya, author nungguin 10 menit di luar pintu aula bareng Haru, Klarissa, dan Reva.
Tiba-tiba, Chantal keluar dari aula bareng nyokapnya dengan bercucuran air mata.
Dia ngucapin selamat ke author dan Klarissa, Haru lagi diseret sama nyokapnya, ga tau ngomong apa.
Author balik ngucapin selamat, dan meluk si Chantal.
Selesai itu, Haru nanya ke author, "Si Chantal kenapa nangis?"
-___-
"Ya, terharu, lah! Emang kayak kita-kita, kagak mikirin nilai?!"
Bom bunuh diri.
Karena author cape nungguin nyokap yang kagak kaliatan, author memutuskan langsung ke bagian prasmanan.
Eh, ternyata nyokap author lagi duduk-duduk bareng sesama tante-tante sembari makan pudding.
Sial, apa artinya usaha author nyariin nyokap? -_-
Tapi, kemarahan author lenyap karena ada es krim kopyor yang enak.
Selesai makan, tentu aja author pulang.
Acara pelepasan ini bener-bener meninggalkan kesan puas sekaligus terharu di hati author.
Sedih juga, nanti bakal pisah sama beberapa temen. :'(
Tapi, tetep aja, author seneng karena semuanya berhasil lulus!
Bagian yang paling author suka dari acara pelepasan ini adalah makan-makannya sama tarian guru.
Mata ashitaaaaa!! (inget, penutupnya udah ganti, lho....)