Rabu, 30 Juli 2014

Review Anime Summer 2014 - Tokyo Ghoul -

Kali ini Cho mau bahas tentang anime yang rada-rada berbau gore dan horror (bukan horror-nya kuntilanak atau pocong, ya) dengan judul Tokyo Ghoul.
Bukan berarti Cho orang yang kejam dan suka nonton anime gore, ya, tapi anime ini emang seru.
Anime ini diadaptasi dari manganya yang dikarang oleh Ishida Sui-sensei.
Karakter utama anime ini adalah seorang cowo cutie bernama Kaneki Ken yang langsung jadi favorit Cho dari jaman Cho baca manganya :3
Kaneki Ken
Manusia unyu
Setting tempat cerita ini berada di Tokyo, di mana banyak terjadi pembunuhan misterius yang diduga disebabkan oleh makhluk pemakan manusia yang disebut ghoul (kalau di Indonesia, mungkin disebutnya Sumanto)
Terlebih lagi, ghoul-ghoul yang menyebabkan keributan di Tokyo tidak diketahui identitasnya sama sekali.
Suatu hari, Kaneki bertemu dengan seorang gadis pujaannya yang bernama Kamishiro Rize di kafe yang sering ia datangi. Tanpa diduga-duga, Kaneki berhasil mengajak gadis tersebut untuk pergi kencan mengingat mereka berdua memiliki hobi yang sama, yaitu membaca novel (bukan komik kayak Cho)
Kamishiro Rize
Kaneki tidak tahu kalau malam di mana ia kencan akan menjadi malah terakhir ia menjadi manusia sepenuhnya, karena yang terjadi berikutnya ada di luar pikirannya.
Iyap, tebakan readers bener~ (yang ga nebak, ya berarti ga bener oke)
Ternyata Rize adalah ghoul, apalagi dialah yang banyak menyebabkan kasus pembunuhan semakin merebak daerah Kaneki tinggal.
Tentu saja Kaneki dijebak dan dia hanya bisa pasrah ketika ia akan dimakan oleh Rize.
JAUH-JAUH DARI KANEKIKU
Ketika Kaneki akan dimakan, tiba-tiba saja sebuah balok konstruksi jatuh tepat di atas Rize. Kaneki yang sudah setengah mati (dalam arti sebenarnya karena ia diserang habis-habisan oleh Rize) segera dilarikan ke rumah sakit.
Hal buruk tidak berhenti sampai di sini saja.
Pihak rumah sakit dengan terpaksa mentransplasikan organ Rize ke dalam tubuh Kaneki dan mengakibatkan Kaneki menjadi setengah manusia, setengah ghoul.
Terlebih lagi, Kaneki jadi memiliki kekuatan dan karakterisik khas ghoul: mata khas ghoul, regenerasi yang cepat, dan ketidakmampuan memakan makanan manusia biasa.
One-eyed ghoul
Susunya mubazir
Mau tidak mau Kaneki terpaksa hidup sebagai makhluk plin-plan yang memiliki tubuh ghoul, tetapi dengan jiwa seorang manusia.
Dari sini Kaneki banyak bertemu dengan sesama ghoul dan menemukan hal positif tentang ghoul.
Selesai.
*Langsung spoiler besar-besaran*dilindes readers*
Abis ga afdol kalo ga nyampe bagian Kaneki jadi one-eyed ghoul~ *plak
Jujur aja, kalau dibandingin dengan manganya, animenya ini bener-bener menang dalam urusan art.
Gerakannya mulus dan desain karakternya lebih bagus.
Bagi kalian yang udah coba baca manganya, tapi ga ngerti, Cho saranin kalian pindah aja nonton animenya. Dijamin lebih ngerti.
Kekurangan anime ini adalah sensornya yang keterlaluan karena takut ada anak kecil yang coba-coba nonton (macem Cho)
Cek di bawah ini.
Apaan itu satu layar setengahnya sensor semua
Makan aja disensor
Kekurangan lainnya adalah jalan ceritanya serasa dicepetin.
Kalau di manga ke mana dulu, eh di anime main jalan pintas.
Kira-kira kaya begitulah.
Anime ini sendiri banyak ngegunain seiyuu-seiyuu yang terkenal, contohnya Hanazawa Kana (Onodera Nisekoi, Anri Durarara, Shiemi Ao no Exorcist) yang ngisi suara Rize.
Sedikit kaget juga, Hanazawa yang suaranya adem tiba-tiba ngisi suara ghoul.
Lalu, ada juga Mamoru Miyano yang ngisi suara ghoul psycho, tapi tenang dia tetep keren.
Ayo yang fansnya Katsuyuki Konishi tunjuk tangan, jangan mau ketinggalan karena di sini juga ada Konishi~ *tunjuk tangan
Untuk Kaneki sendiri, seiyuunya adalah Hanae Natsuki yang pernah ngisi suara Kal-El Toaru Hikuushi e no Koiuta, Shinichi Outbreak Company (bukan Shinichi Conan, ye), Hikari Nagi no Asukara.
Ada juga Amamiya Sora yang ngisi suara karakter utama cewe Tokyo Ghoul, yaitu Kirishima Touka.
Kirishima Touka
Karena Cho pertama kali denger suara Amamiya pas dia ngisi suara Fujimiya Ishuukan Friends, Cho agak kaget. Kok suaranya beda banget TwT)/ Dari lembut, jadi sangar *plak
Barulah setelah Cho denger suaranya pas ngisi Akame Akame ga Kill, Cho baru bisa ngangguk-ngangguk kepala. Sama, kok, sama.
Untuk openingnya, Tokyo Ghoul make lagu dari TK from Ling Tosite Sigure dengan judul Unravel.
Yang nonton Psycho-Pass pasti kenal suaranya~
Kalo endingnya, People In The Box dengan judul Seijatachi.
Sayangnya, anime cuma muasin kita dengan hanya 12 episode, makanya alurnya kerasa cepet banget.
Secara keseluruhan, anime ini merupakan anime wajib bagi yang suka anime supernatural, horror, gore, juga action.
Bagi yang penasaran, tapi ga berani nonton, tenang aja.
Seperti yang udah Cho bilang, sensornya agak keterlaluan, jadi Cho pikir ga bakal terlalu masalah sama yang takut-takut.
Sekian dari Cho.
Bonus
Berapa kali pun diliat, mata ghoul emang paling keren
Mata ashitaaaaa!


Selasa, 29 Juli 2014

Review Anime Summer 2014 - Gekkan Shoujo Nozaki-kun -

Heya, Cho balik lagi dengan review anime berikutnya~
Iyap, kali ini Cho bakal ngereview tentang Gekkan Shoujo Nozaki-kun!
Readers yang ga suka sama anime-anime tipikal shoujo (macem Cho gini) jangan kabur dulu!
Meski judulnya ada kata shoujo, bukan berarti anime yang satu ini murni shoujo.
Anime ini diadaptasi dari manganya yang bertipe 4-komas karangan Tsubaki Izumi-sensei.
Daripada banyak basa-basi mending lanjut ke plotnya.
Diawali dengan munculnya seorang cewek bernama Sakura Chiyo yang berusaha nembak Nozaki Umetarou, bukan nembak maksudnya ngebunuh, ya. Ini murni anime comedy, bukan gore apalagi horror.
Sakura Chiyo
Nozaki Umetarou
Tetapi, Nozaki-kun bukannya membalas pernyataan cinta Sakura, dia malah memberikan tanda tangannya ke Sakura.
Iya, tanda tangan.
Nembak seseorang, malah dikasih tanda tangan.
Sakura sadar kalau dia salah menyampaikan perasaannya dalam bentuk kata-kata.
Di saat Sakura sudah frustasi, Nozaki-kun mengajaknya ke rumahnya.
Tenang, semua, ga ada adegan macem-macem di anime ini.
Ini anime semua umur, tenang aja, oke?
Tentu aja Sakura langsung panik.
Ya, bayangin aja readers nembak, gagal, terus malah diajak ke rumah si doi.
Ketika sampai di rumah Nozaki-kun, Sakura malah dijadiin asisten mangaka.
Barulah Sakura sadar bahwa Nozaki-kun adalah seorang mangaka komik shoujo, yaitu komik yang ditujukan untuk pembaca gadis remaja (tipikal genre romance, yang berbunga-bunga)
Pantas saja Nozaki-kun memberikannya tanda tangan, Nozaki-kun salah mengiranya sebagai salah seorang fansnya.
Dari sinilah Sakura mulai menjadi asisten Nozaki-kun dan banyak mengetahui hal-hal trivia dan konyol tentang Nozaki-kun dan teman-temannya.
Jangan terlalu mengharapkan perkembangan romance dari anime ini, karena yang akan kalian temukan adalah comedy, comedy, dan comedy.
Paling nggak kalian bakal cekikikan sendiri kaya kuntilanak *berbagi pengalaman
Salah satu karakter kesukaan Cho juga ada, salah satu asisten Nozaki-kun yang nanti jadi temen Sakura, namanya Mikoshiba Mikoto, atau gampangnya panggil aja Mikorin.
Mikoshiba Mikoto
Bukan karena dia ganteng, ya.
Dia ini suka ngomong macem-macem, tapi akhirnya dia malu sendiri gara-gara kata-katanya.
Bener-bener tipe yang jarang dan kelewat... uhm, unyu.
Contohnya bisa diliat di bawah ini.
Jelas-jelas mukanya merah
Kalau untuk karakter cewe, Cho paling suka sama Seo Yuzuki, temen sebangkunya Sakura.
Seo Yuzuki
Cho biasanya jarang favoritin karakter cewe, tapi buat kali ini, Seo masuk dalam kategori cewe yang Cho favoritin.
Kenapa? Karena dia beda dari yang lain. Cek aja yang satu ini.
Liatin aja betapa kurang ajarnya anak ini
Opening anime ini berjudul Kimi ja Nakya Dame Mitai yang dibawakan oleh Masayoshi Ooishi, dan endingnya berjudul Ura Omote Fortune yang dibawakan oleh seiyuu-nya Sakura sendiri, Ari Ozawa.
Ayo kita mulai info seiyuu.
Buat yang suka sama Nakamura Yuuichi, kalian wajib tonton anime ini karena kalian bakal betah denger suara Nozaki-kun. Rasanya sama kayak denger suara Gray Fairy Tail, Ratio Hamatora, sama Kouen Magi.
Nah, yang suka sama Okamoto Nobuhiko (salah satu seiyuu favorit Cho sendiri :3) juga wajib tonton, kalian bisa denger Nobuhiko ngisi suara Mikorin yang suka ngomong macem-macem, kalian bisa sekalian denger suaranya Nishinoya Haikyuu, Usui Maid-sama, dan Rin Ao no Exorcist.
Nah, nah, yang nungguin Sawashiro Miyuki ngomong juga harus nonton ini.
Percaya atau nggak, suaranya yang biasanya elegan bakal jadi slengean karena ngisi suara Seo.
Kalian bayangin aja Seo punya suara yang sama kayak Celty Durarara, Bishamon Noragami, Hakaze Zetsuen no Tempest, sama yang paling mengejutkan adalah Baby Beel Beelzebub.
Perhatian, Mamoru Miyano juga bakal ngisi suara seseorang di sini! >//w//<)9
Iya! Mamo-kun yang dewa itu <3 Tapi, Cho ga bakal kasih tau siapa karakternya di sini.
Biar readers yang mencari dan menemukannya sendiri hehehe~
Kesimpulannya, bagi para penggemar anime comedy, kalian wajib tonton ini!
Nonton ya~? :*
Sampai ketemu di post berikutnya! Dah~
Mungkin segini aja yang bisa Cho sampein.
Mata ashitaaaaa!

Senin, 28 Juli 2014

Review Anime Summer 2014 - Barakamon -

Ini ajaib, Cho balik setelah hampir setahun ga kotak-katik blog~!
Ayo kita makan nasi kuning~ *tebar bunga
Belom apa-apa, otak Cho udah kumat.
Skip.
Kali ini Cho mau ngepost review salah satu anime summer 2014.
Ayo mana tepuk tangannya~ *digampar
Iya, anime yang bakal Cho bahas kali ini judulnya Barakamon.
Bukan salah satu jenis Pokemon, ya.
Digimon juga bukan, apalagi Doraemon. Bukan, bukan.
Anime Barakamon ini diadaptasi dari manganya yang juga berjudul Barakamon karangan Yoshino Satsuki-sensei.
Barakamon bercerita tentang seorang calligrapher muda (ganteng pula) bernama Handa Seishuu yang diasingkan ke pulau terpencil yang bernama Goto karena telah memukul seorang calligrapher terkenal.
Handa Seishuu-sensei
Well, si Handa ini bukannya mukul tiba-tiba ga ada angin ga ada ujan, lho.
Ini semua terjadi karena si calligrapher terkenal itu mengkritik karya Handa dengan pedas.
Katanya, karya Handa terlalu kaku dan terlalu mengikuti buku.
Handa sendiri tidak pernah tinggal di daerah pedesaan, alias asli 100% anak kota.
Dan yang lebih buruk lagi, pulau yang akan ditempati Handa berisi orang-orang yang aneh, Kotoishi Naru yang selalu masuk ke rumahnya tanpa permisi dan memanggilnya Junon Boy (Junon Boy adalah majalah model di Jepang), Yamamura Miwa dan Arai Tamako yang menjadikan rumahnya sebagai base rahasia mereka, dan masih banyak lagi.
Kotoishi Naru
Ternyata bukan mereka-mereka saja yang datang mengganggu ke rumah Handa, makin hari makin banyak penduduk yang datang ke rumahnya dan membantu Handa yang baru pindah. Keramahan para penduduk di Pulau Goto membuat Handa sadar bahwa ia tidak dapat hidup sendiri.
Tanpa diduga-duga, Narulah yang banyak menyemangati Handa untuk terus menekuni kaligrafi secara tidak langsung.
Lewat banyak kejadian dan petualangan, Handa belajar menerima sesama dan terus melatih kaligrafinya.
Kaligrafi pertama Handa di Pulau Goto
Dengan genre comedy yang segar dan slice of life, anime ini bakal bikin readers ketawa ngakak, ya minimal mesem-mesem sendiri macem orang gila gitu *pengalaman
Sekedar info, buat yang demen sama seiyuu Ono Daisuke yang suaranya terkenal hot, kalian wajib nonton ini karena suara Handa diisi sama OnoD. Mungkin kalian ga percaya kalau Handa yang suka teriak marah-marah sama suaranya kaya Sebastian Black Butler (yes, my lord), Midorima Kurobasu (nanodayo), Shizuo Durarara (izayaaa), sama Sinbad Magi.
Buat Naru sendiri, suaranya diisi sama seiyuu Suzuko Hara.
Sayangnya, anime ini tamat hanya dengan 12 episode TwT)/
Opening anime ini dibawakan oleh SUPER BEAVER dengan judul Rashisa, dan endingnya oleh NoisyCell dengan judul Innocence (bukan Innocence-nya Aoi Eir ya)
Beberapa GIF dari anime Barakamon:
Tenang, ini bukan anime penyiksaan anak
Butt-jab
Kesimpulannya, anime ini layak ditonton, ralat, wajib ditonton.
 
Sampai ketemu di post berikutnya~!
Mata ashitaaaaa!