Kamis, 25 Oktober 2012

Bakat Alami Itu Emang Ada

Aye, sekarang gua lagi kepanasan.
Baru pulang dari rumah temen. Panas banget.
Hari ini gua mau cerita tentang temen baru gua yang hebat banget.
Namanya Nessa (sebut aja gitu).
Nessa ini jago banget main keyboard.
Gua minta dia ngiringin kelompok gua buat bikin musikalisasi puisi.
Seinget gua, Haru pernah cerita tentang betapa susahnya bikin musikalisasi puisi di blognya yang berjudul Penderitaan di Balik Keajaiban.
Gua, Haru, dan Klarissa satu kelompok, kami semua ga ada yang bisa main musik buat tugas itu.
Akhirnya,  kami "rekrut" Nessa dari kelas sebelah (yang ngidein adalah Klarissa).
Setelah gua denger permainan keyboard-nya Nessa, gua takjub.
Keren. Banget.
Gua sempet ngobrol-ngobrol bareng Nessa, "Ness, lu les, ya?"
Nessa jawab, "Oh, nggak, tuh."
Gua: "Masa?! Ga pernah sekali pun?!"
Nessa: "Iya."
Klarissa: "Bisa baca not balok?"
Nessa: "Dikit-dikit doang, kebanyakan gua maennya pake feeling."
Haru: "Keren."
Gua: "Mulai serius main keyboard umur berapa?"
Nessa: "Heem.. Sekitar umur 6 tahun."
Gua: "Pertama kali nyoba mencet keyboard?"
Nessa: "5 tahun. Gua langsung main pencet, karna suka, ya gua maenin."
Haru: "Hebat! Bakat alami! Lu harusnya ikut lomba, Ness! Pasti menang!"
Gua merasa Nessa itu orang yang keren, gua inget film Piano no Mori, engko gua pernah bahas di blognya yang berjudul Piano no Mori.
Gua ngerasa Nessa itu kayak tokoh utama Piano no Mori.
Kenapa gua anggap Nessa keren? Dia bisa ngiringin lagu puisi yang gua, Klarissa, dan Haru bikin secara asal.
Padahal, kita ga ngasih not-not secara khusus.
Dia memvariasikan lagunya sedemikian rupa, sampai-sampai didenger jadi enak.
Kalau Nessa baca post ini (kemungkinannya cuma 1% kayaknya....), gua mau bilang kalau lu itu keren banget!
(Perhatian: Nessa itu cewek!)
Setelah gua pikir-pikir, semua orang pasti punya bakat.
Kalau gua, mungkin gua udah menemukan bakat gua.
Hehehe.....
Daah~ (komputer mau dibajak engko gua)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar