Kamis, 01 November 2012

Sapi Juga Bisa Marah (Part 2)

Gua balik lagi!
Langsung lanjut aja!
Gua udah sampai ke tahap ke-2, di mana gua udah memanggil mereka dari kelas tari.
Mereka udah keluar dari pintu, dan pada saat itu, Sr. Sapi juga keluar dari kelas rupa.
Alhasil, kita berdelapan berpapasan, atau lebih tepatnya bertatap muka dengan Sr. Sapi.
Kita semua langsung dipaksa masuk ke kelas rupa....
Haduuh, gua jamin nih masalah bakal jadi panjang begitu mengingat sifat Sr. Sapi yang rada lebay.

"Kalian ini ga sopan banget, ya! Ini masih jam pelajaran Bapak, apa kalian tahu!?" bentak Sr. Sapi.
Setelah masuk ke kelas rupa, mereka bertujuh langsung dimarahin.
Gua sedikit bersyukur dengan kenyataan bahwa gua ga ikut dimarahin.
Gua bisa pingsan kalau denger ocehan Sr. Sapi terlalu lama.
Jerami nyahut, "Iya, Pak. Kami tau."
Sr. Sapi: "Kalian ini, tugas aja belum selesai, udah main ke kelas lain!"
Jerami: "Iya, Pak."
So Klin: "Pfft...."
Sr. Sapi: "Jangan ketawa kamu!"
So Klin: "Apaan, Pak? Saya ga ketawa."
Sr. Sapi: "Kamu diam aja, udah salah, masih ngeyel!"
Jujur, gua juga pengen ketawa liat Sr. Sapi marah-marah.
Dhestina yang benci akut sama Sr. Sapi cuma maki-maki Sr. Sapi dengan suara kecil ke gua.
Sekedar info, kebencian Dhestina ke Sr. Sapi jauh lebih besar daripada bencinya Pang Pang ke XL.
Sr. Sapi: "Kalian ini sama aja dengan menginjak kepala saya! Kalian tidak menghargai saya!"
Dhestina (dengan suara super kecil): "Lebay banget, sih! Tinggal marahin dikit aja kok sampe melodramatis gitu. Sini, deh, biar gua injek kepala lu!"
Sr. Sapi: "Kalian tahu di mana salah kalian?! Jawab!"
Jerami: "Iya, Pak. Kami pergi dari pelajaran Bapak tanpa ijin lebih dulu."
Setelah gua perhatiin, cuma Jerami yang nanggepin jawaban Sr. Sapi, mungkin karena dia ketua kelas (perhatian! Jerami itu anak bermasalah, gua juga ga tau kenapa dia bisa dipilih jadi pusat pimpinan kelas rupa).
Yang lainnya cuma pasang muka badass.
Sr. Sapi: "Mana Wikas?! Panggil dia ke sini!"
Pas mau dipanggil, Wikas udah nongol duluan.
Sr. Sapi: "Sini kamu, Kas. Ke mana kamu dari tadi?"
Wikas: "Saya latihan modern dance di kelas tari, Pak."
Sr. Sapi: "Kamu ini keterlaluan, Kas! Kamu pergi dari kelas Bapak tanpa ijin!"
Wikas (dengan suaranya yang nyolot): "Orang saya ditarik Gece, Pak. Saya ga sempet."
Sr. Sapi: "Apa-apaan sikap kamu?!"
Part selanjutnya, pertarungan Wikas dengan Sr. Sapi.
Daah~ (komputer mau dibajak engko gua, eh, kayaknya ga jadi....)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar